Latest Posts
Browsing Category "permasalahan"

Polisi tangkap satu lagi pelaku pembunuhan pulomas

- Friday, 30 December 2016 No Comments
Jalan semut -kepolisian kembali menangkap satu orang yang diduga ikut terlibat dalam perampokan dan pembunuhan pulomas, Jakarta Timur. Sehingga total polisi telah menangkap tiga orang dalam kasus ini.

Kasus pembunuhan sekaligus perampokan ini terjadi pada sore hari. Polisi belum bisa menemukan apa motif dibalik kejahatan kriminal yang dilakukan oleh pelaku.

“Iya sudah ditangkap atas nama Sinaga,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada Kompas.com, Rabu (28/12/2016) malam.

Para pelaku menyekap para semua korban didalam kamar mandi, mereka semua disekap selama kurang lebih 18 jam, setelah salah seorang tetangga melaporkan ada yang minta tolong didalam kamar mandi.
Argo menjelaskan, Sinaga ditangkap di Villamas Indah, Bekasi Utara, Jawa Barat pada Rabu malam. Ia belum bisa menjelaskan secara rinci kronologi penangkapan tersebut.

Kejahatan kriminal pembunuhan sekaligus perampokan ini sebenarnya dilakukan oleh 4 orang pelaku, tapi kami sekarang sudah menangkap 3 pelaku, kami lagi berusaha mengejar 1 orang pelaku lagi yang sedang kabur sambil membawa senjata api.
“Pelaku sudah dibawa petugas (polisi). Saat ini masih dalam pengembangan tersangka lainnya,” kata Argo.
Adapun pelaku yang terlebih dahulu ditangkap adalah Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Ramlan tewas tertembak, sedangkan Erwin mengalami luka tembak. Keduanya ditangkap di Gang Kalong RT 08 RW 02 Bojong, Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat 
Polisi masih memburu satu pelaku lainnya atas nama Yuspane. Kepada para tersangka, polisi menyertakan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Penyekapan pada tragedi Pulomas yang menewaskan enam orang di sebuah rumah di Pulomas tersebut diduga terjadi pada Senin (26/12/2016) sore. Warga bersama polisi baru mengetahui peristiwa penyekapan tersebut pada Selasa pagi.


Pembunuhan dan perampokan ini telah membunuh 6 orang, yakninya 2 orang pembantu, 1 orang anggota keluarga, 1 orang teman salah satu anak keluarga dan ayah dari keluarga itu.
Korban yang meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga itu.
Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy.

pemerintah akan blokir google, benarkah???

- Wednesday, 28 December 2016 No Comments

Jalan semut -Kabar demi kabar muncul kepermukaan. Dan hari ini netizen dihebohkan pasal berita terkai pemerintah akan menghapus google..
Semua sudah tahu sendiri google. Google merupakan web terbesar didunia dan yang paling banyak diakses. Dan kebutuhn akan informasipun seakan semuanya telah tersedia di google. Namun apa yang membuat pemerintah berencana memblokir google diindonesia.????
Hal ini masih menjadi tanda tanya besar bagi sebagian besar orang. Dan terkait keluarnya surat kabar yang membahas perihal ini membuat para netizen bahkan para blogger sekalipun geram akan pemberitaan tersebut.
Http://Blog-jalansemut.blogspot.com

Dari surat tersebut didapatkan sebuah informasi bahwa google akan di blokir terkait karena hutang pajaknya kepada negara yang tidak di bayar alias menunggak. Tapi apa yang membuat google terlambat bahkan tidak mbayar pajak??? Hal itu masih jadi yanda tanya dan masih belum tentu titik terangnya..

Dari berita ini,kita tidak bisa menyimpulkan apapun seorang diri. Dan mungkin kita harus mendengar beberapa penjelasan dari pihak yerkait. Dan yang kita harapkan adalah adanya sebuah titik terang ubtik penyelesaian dari masalah ini.(nf)